Porprov Jabar 2026: Sejarah, Fungsi, dan Peran Kota Depok sebagai Tuan Rumah
![]() |
| Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat menjadi ajang kompetisi dan pembinaan atlet dari kabupaten serta kota di Jawa Barat. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Jawa Barat merupakan kompetisi olahraga multicabang yang mempertemukan atlet dari kabupaten dan kota di Jawa Barat dalam satu ajang tingkat provinsi.
Bagi atlet, Porprov menjadi salah satu tahap penting setelah menjalani latihan dan pembinaan di daerah. Sementara bagi pemerintah daerah serta organisasi olahraga, ajang ini menjadi bagian dari proses mencetak dan mengembangkan atlet berprestasi.
Porprov Jawa Barat memiliki sejarah panjang. Sebelum menggunakan nama Porprov, kompetisi olahraga tingkat provinsi ini dikenal dengan sebutan Pekan Olahraga Daerah atau Porda.
Dalam peraturan Porprov Jawa Barat disebutkan, bendera yang digunakan saat ini merupakan duplikat Bendera Porprov Jawa Barat I yang digelar di Bandung pada 1970. Dengan demikian, ketika Porprov XV Jawa Barat berlangsung pada 2026, ajang tersebut telah melewati lebih dari lima dekade perjalanan pembinaan olahraga daerah.
Bukan sekadar perebutan medali
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Herry Suprianto, menilai Porprov tidak dapat dilihat semata sebagai arena pertandingan dan perolehan medali.
Menurut Herry, ada rangkaian pembinaan yang berlangsung jauh sebelum atlet tampil membawa nama kabupaten atau kota masing-masing.
“Ini bukan hanya soal bagaimana kita bertanding, tetapi bagaimana pembinaan atlet dilakukan sampai mereka bisa tampil membawa nama daerah,” ujar Herry kepada berita.depok.go.id.
Persaingan antardaerah dalam beberapa penyelenggaraan terakhir juga berlangsung semakin terbuka. Pada Porprov XIV Jawa Barat 2022, misalnya, Kabupaten Bekasi keluar sebagai juara umum dengan raihan 451 medali.
Perolehan tersebut terdiri atas 189 emas, 139 perak, dan 123 perunggu. Namun, penentuan daerah dengan jumlah gelar juara umum terbanyak sepanjang sejarah Porprov perlu dilakukan secara hati-hati karena dokumentasi juara umum pada penyelenggaraan pertama belum tersedia secara lengkap.
Depok ikut menjadi tuan rumah
Porprov XV Jawa Barat 2026 membawa peran baru bagi Kota Depok. Selain mengirim atlet sebagai peserta, Depok juga menjadi salah satu tuan rumah bersama Kota Bogor dan Kota Bekasi sebagai penyelenggara utama.
Peran tersebut menempatkan Depok dalam bagian penting penyelenggaraan ajang olahraga provinsi tahun ini. Bagi daerah, momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan pembinaan dan pengembangan olahraga Jawa Barat.
“Tahun ini bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai salah satu tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026,” pungkas Herry.
Dari perjalanan Porda hingga berubah menjadi Porprov, kompetisi ini tetap menjadi salah satu panggung penting bagi atlet daerah untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus membawa nama wilayahnya di tingkat Jawa Barat.
